27 Desember 2008

A1GP Lippo Village, Karawaci FIA Minta Tikungan 5 Dirombak

OTOMOTIFNET - Satu setengah bulan menjelang digulirnya A1GP Lippo Village, Karawaci, 6-8 Februari 2009, pengerjaan sirkuit jalan raya terus dikebut. Terutama trek baru sepanjang 2 km dari total 3,2 km yang bakal dipakai lomba. Hujan sempat menghambat rencana pengaspalan. Di sisi lain FIA minta agar desain tikungan 5 diubah karena dianggap bisa membahayakan pembalap.
Siang-Malam
Wabah A1GP Karawaci sudah menyebar di kawasan perumahan elit itu dengan banyaknya baliho, spanduk serta petunjuk bakal adanya balapan internasional. Pembangunan sirkuit jalan raya pertama itu juga terus digeber.Pengerjaan siang dan malam dilakukan untuk mengejar target seminggu sebelum event semua sudah siap. Bahkan Gordon Benton, senior executive Lippo Karawaci selaku penyelenggara menjamin sirkuit selesai tepat waktu.OTOMOTIF yang mengunjungi pembangunan sirkuit Jumat (9/12) melihat banyak alat-alat berat dilibatkan guna penyelesaian sirkuit. Saat itu tengah berlangsung proses pemadatan tanah, dan segera dilakukan pengaspalan. Yang perlu diperhatikan, aspal untuk jalan raya dan sirkuit berbeda. Apalagi untuk mobil formula sekelas A1GP dengan manuver dan daya cengkeram dari ban slick, akan mudah mengelupas aspal saat berakselarasi dan mengerem.Kemajuan lain, ternyata desain sirkuit rancangan Her­­mann Tilke ini telah di­­simulasi FIA. Hasilnya, ada se­­dikit perubahan terutama untuk ti­kungan lima. “FIA minta diubah karena dianggap terlalu tajam dan membahayakan. Permintaan itu telah disampaikan kepada Tilke,” ujar Irawan Sucahyono, kabid olahraga PP IMI.Irawan yang baru kembali dari menengok persiapan sirkuit Selasa (23/12), menambahkan secara keseluruhan persiapan menyangkut infrastruktur berlangsung meng­gembirakan. Tapi memang hujan yang terus-menerus membuat proses pengaspalan sedikit tertunda. Pa­salnya, aspal tidak bisa dipasang dalam kondisi hujan.“Tapi, pihak Lippo Karawaci pasti memiliki banyak metode. Misalnya bagian yang diaspal ditutup sehingga enggak terkena hujan. Atau cara yang lain, saya percaya mereka sangat pengalaman,” tambah pria yang banyak terlibat dalam proses persiapan A1GP Karawaci ini.Yang jelas, akibat hujan yang terus menerus, inspeksi pertama FIA yang sedianya dilakukan sebelum Natal ditunda menjadi 8 Januari 2009. Sedang inspeksi kedua pada 1 Februari 2009 berbarengan dengan inscription IMI kepada FIA. Intinya, inspeksi bisa dilakukan jika pengaspalan dan pembanguan fisik sirkuit sudah jadi.Jika pembangunan infrastruktur menggembirakan, tidak demikian pendukungnya. Sebab hingga sekarang belum terdengar pelatihan petugas perlombaan. Dalam waktu dekat, Benton yang kabarnya sebagai penanggung jawab dalam struktur kepanitiaan segera melakukan presentasi kepada Menegpora Adhyaksa Dault sebagai wakil pemerintah.
Sumber : Otomotifnet.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar